![]() |

Implementasi Kurikulum 2013 DI SDN 25/X Mendahara
Kab.Tanjab Tim
Kurikulum
2013 perkembangan teknologi komunikasi mewarnai semua lini kehidupan. Bidang
pendidikan menjadi komponen yang strategis dalam perkembangannya. Sumber daya
manusia menjadi faktor yang penting dalam mengikuti perkembangan yang ada.
Pendidik dan tenaga kependidikan merupakan komponen esensial dalam menjamin
mutu dan menentukan target standarisasi pendidikan. Salah satu faktor utama
yang sangat menentukan dalam meningkatkan mutu pendidikan adalah guru. Guru
merupakan ujung tombak dalam peningkatan mutu pendidikan. Peningkatan mutu
pendidikan ditandai dengan adanya peningkatan mutu proses dan hasil belajar
siswa. Tinggi rendahnya mutu proses dan hasil belajar siswa banyak ditentukan oleh
kemampuan mengajar guru. Apabila guru memiliki kemampuan mengajar yang baik,
maka akan bisa membawa dampak peningkatan iklim belajar mengajar yang baik
tersebut. Dengan iklim belajar mengajar yang baik akan membawa dampak
meningkatnya hasil belajar siswa. Kurikulum
sebagai salah satu komponen dalam proses belajar mengajar menjadi instrumen
penting dalam mengarahkan perkembangan kompetensi siswa. Sementara di sisi lain
perkembangan kurikulum dilakukan untuk 2013 menjawab tantangan dan mengikuti
perkembangan yang ada. Penerapan kurikulum 2013 yang salah satu alasannya untuk
menjawab tantangan masa depan terkait kemajuan teknologi informasi dan
konvergensi ilmu dan teknologi perlu mendapat perhatian dari semua komponen di
sekolah.
Kurikulum13 di sekolah SDN 25/X Baru dilaksanakan pada bulan Juli tahun 2017 yaitu di kelas I dan IV sesuai dengan SK.dan
sebelum masuk tahun pelajaran Guru yang mengajar pada kelas I dan IV sudah
mendapat pelatihan yang di selenggrakan oleh dinas kabupaten Tanjung Jabung
Timur dan bekerja sama dengan LPMP propinsi Jambi. Bukan hanya guru bahkan
kepalah Sekolah dan pengawas Sekolah Dasar di SDN 25/X Mendahara. Hasil survey ini menghasilkan permasalahan yang dihadapi guru dalam
mengimplementasikan kurikulum 2013 .
1. guru
merasa kesulitan mengatur waktu karena ruang lingkup materi antar mata
pelajaran terlalu luas, satu sub tema tidak selesai dalam satu minggu;
2. guru merasa kesulitan menyusun jadwal
pelajaran karena setiap minggu muatan yang ada selalu berubah;
3. guru
kesulitan memantau tingkat kemampuan siswa.
4. pengembangan diri tidak ditindaklanjuti di
rumah;
5. guru kesulitan dalam mengaktifkan siswa agar
percaya diri dalam mengungkapkan sesuatu;
6. guru
merasa kesulitan melakukan penilaian proses karena jumlah siswa yang banyak; Permasalahan tersebut muncul
karena adanya tuntutan perubahan mindset dari membelajarkan peserta didik
dengan penekanan aspek kognitif menuju ke aspek afektif dan karakter siswa.
Demikianlah mohon kementar,serta solusi
maupun saran dari bapak dan ibu .

Assalamualaikum buk Ros....klu masalah jadwal pembelajaran buk ros cukup mencantumkan tema,sub tema dan pembelnya saja buk jd ibuk nanti buat jadwalnya pertema aja....dalam kurikulum 2013 tidak muncul lg mata pelajarannya hanya tema,subtema dan pembelnya saja demikian buk ros moga bermanfaat ya....
BalasHapusTerimah ksih bu semoga bermanfaat.
Hapusimplementasi k13 setiap sekolah memang berbeda dari proses maupun kendala yg di hadapi. tetapi adakah perubahan yg signifikan dari penggunaan K13 ini dari awal pemakaian bulan Juli tahun 2017 sampai sekarang pada sekolah ibu sendiri?
BalasHapusPerubahannya ada , tapi siwa sellu diberi motivasi dalam mengungkapkn pendapat.
HapusDitengah kekurangan dan penyempurnaan, implementasi Kurikulum 13 tetap harus dilaksanakan untuk menjawab perubahan dan tantangan Zaman.
BalasHapusimplementasi kurikulum 2013 disetiap sekolah memang berbeda masalah dan kendala yang dihadapi,tetapi perubahan kurikulum ini jangan menjadi alasan bagi guru untuk tidak mau mengikutinya karena setiap kebijakan yang diambil pemerintah pasti sudah dipertimbangkan dan di analisa dengan baik.Jalani dan nikmati saja kurtilasnya ya bu Ros.....
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusWalaikum salam menrut sya pelksnaan kurikulum 13 belum sepenuhnya diterapkan dngan baik ,karena masih banyak guru belum bisa menerpkan .pelksanaan k13 di sekolah cnthy di SD sya.sebaiknya kita sebagai guru hendaklh mempeljari melalui peltihan dan sosialisasi dan menrpkan serta mengevaluasi dan mencari solusi terhadap permaslhan agar program pemrintah tercapi dgn baik.
Hapusapakah k13 ini sudah sepenuhnya diterapkan dengan baik
HapusUntuk mengatasi masalah guru diatas,kiranya pihak sekolah mengadakan pelatihan khusus dan KKG Khusus sekolah buk,dgn narasumber guru di sklah yg benar2 paham dgn k13,pelatihannya jgn hanya materi,tetapi langsung praktek sesama guru,saya kira itu saran dari saya
BalasHapusTerimakasih masukannya.
Hapusass, dalam penerapan kurikulum 2013 jika waktu jadwal pembelajaran yang ditentukan tidak sesuai dengan waktu yang dilaksnakan seperti pada point 1 dan 2 dalam artikel bagaimana tanggapan penulis tentang permasalahan tersebut dan apa solusi dari permasalahan tersebut?
BalasHapusDengan adanya permasalahan tersebut sebaiknya kita dapat mengevaluasi dan menganalisis materi yg ada dibuku kemudian dicocokkan dengan kelender pendidikan sehingga kita dapat menentukan materi yg mana yg memrlukan waktu yg lama atau sebaliknya.
HapusKurikulum 2013 harus di laksanakan sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Menurut anda bagaimana membuat peserta didik aktif dalam pembelajaran karena tidak semua peserta didik tertarik pada pembelajaran saat itu?
BalasHapussaya bantu menjawabnya bu,, Dalam kurikulum 2013 saat ini, guru dituntut harus lebih kreatif dalam menyampaikan materi. contohnya : guru dapat menggunakan media-media dan model-model pembelajaran yang bersangkutan dengan materi sehingga peserta didik lebih aktif dan tertarik dalam belajar. trimakasih..
HapusTerimah kasih monic.bu dian perlunya kita merancang pembelajran yg menarik yng sesuai dengan perkembangan anak dan karakteristik anak serta memberikan bimbingan kepada anak agar tujuan dri pembeljaran tercapai.
HapusApakah Peningkatan mutu pendidikan ditandai dengan adanya peningkatan mutu proses dan hasil belajar siswa? 😊
BalasHapusYa ity salh satunya .dengan meningktnya proses dan hasil beljr berarti proses pembeljr berhasil dengn keberhsiln itu proses penddkn bisa meningkt.
Hapusdari berbagai permasalahan dalam implementasi kurtilas di sekolah ibu, saya rasa yang merupakan permasalah yang yang memeng benar disebabkan dari kurtilas adalah masalah penilaian yg kompleks.
BalasHapusbanyak kesulitan untuk guru dalam menginplementasikan kurikulum 2013 ini, Mengubah mindset guru itu tidak mudah, perubahan mindset guru tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat, Tidak mudah bila tiba-tiba guru harus berubah menjadi seorang fasilitator dan motivator. namun guru tetap harus adaptif terhadap implementasi kurikulum 2013
BalasHapusBenar lan .
HapusGuru hendaknya peka akan perubahan dan berkeinhinan untuk terus belajar dan mengembangkan keilmuannya sehingga menjadi pendidik yang berkualitas
BalasHapusSetuju.hendaknya kita sebagai pendidik tidak boleh berhenti dalam belajar demi meningkatkn kinerja profesi guru.
HapusGuru hendaknya peka akan perubahan dan berkeinhinan untuk terus belajar dan mengembangkan keilmuannya sehingga menjadi pendidik yang berkualitas
BalasHapusAgar kegiatan pengembangan diri dapat ditindaklanjuti, sekolah dapat membuat buku penghubung setiap anak yang disampaikan kepada orang tua.
BalasHapusUntuk mengaktifkan peserta didik. Pendidik harus pandai dalam memilah dan memilih metode dalam desain pembelajaran yg dilaksanakan sesuai dengan karakteristik peserta didik dan kondisi sekolah dan diharapkan berkaitan dengan kehidupan sehari hari peserta didik
BalasHapusTerimakasih masuknnya.jadi diperlukan guru yng kreatif dlm pembelajran.
HapusMenurut saudari bagaimana cara mengatasi kesulitan guru melakukan penilaian proses karena jumlah siswa yang terlalu banyak ?
BalasHapusPenilaian proses dan hasil
HapusPenilaian portofolio menerapkan prinsip proses dan hasil. Proses belajar yang dinilai, misalnya diperoleh dari catatan guru tentang kinerja dan karya peserta didik.dan melalui observasi dan persentase siswa yg dilkukan secra perkelompok.
Kelemahan K13 diantaranya materi luas, pemahaman guru kurang , jadi harus ada pembimbingan secara rutin, baik oleh kepsek, pangawas , instruktur maupun dari pihak dinas pendidikan secara bersama untuk membimbing, melatih , membina dan mendampingi pelaksanakan kurikulum.
BalasHapusBenar pak .pembimbingan sebaiknya jangan berhenti sebatas pelatihan aja.hendaknya ada supervisi agar guru dapat mengetahui dan mengatasi kekurangan dlm mengiplementasikan kurikulum13.
Hapusnah dari paparan dan hasil observasi pengamatan ibu ros di atas mengenai implementasi kurikulum 2013 ini,dengan bnyak problematika yg trjadi sya trtarik dgn prmasalahan sulitnya mengubah mindset atau cara pandang guru untuk menerima perubhan kurikulum 2013 ini,sekiranya upaya apa yg dpat kita lakukan agar pemikiran guru trsebut bisa berubah dan bisa menerima perubahan yg trjadi,mhon penjelasannya ibu ros ??
BalasHapusCara merubah maenset guru hendaknya kita sesama guru saling memberi motivasi dan bekerja sama dan pikiran pikiran positif terhadap kurikulum K13.
HapusDengan memperhatikan permasalahan yang muncul pada K13 tersebut, Bagaimana cara menyikapinya ?
BalasHapusDengan memperhatikan permadalahan yang muncul pada pelaksanaan K13 . Bagaimana cara kita menyikapinya ?
BalasHapusmenyikapi dengan cara memberi pelatihan dan sosialisasi terhadap kurikulum k13 dan mengimplementasikan secara berkesinambungan dan mengevaluasi melalui supervisi terhadap pelaksanaannya . sehingga dapat melaksanakn kurikulum tersebut dengan baik.
HapusApapun kendalanya terhadap implementasi kurikulum 2013 guru harus siap menerima dan melaksanakan dengan meningkatkan kompetensi pengembangan profesi melalui pelatihan,workshop,dan kelompok kerja guru untuk memenuhi standar operasional pendidik(SOP)
BalasHapusBenar Pak firman,Karena kita sebagai pendidik sebagai pelaksana pendidikan harus siap dalam melakukan perubahan sesuai dengan tuntutan dari kurikulum.
HapusKurikulum 2013 menambah tenaga pendidik utk lebih kreatif dan inopatif dan harus dapat menggunakan IT...agar lebih mengetahui perkembangan pendidikan pada masa sekarang...wslm...
BalasHapusEvaluasi kurikukum di laksanakan agar guru dapat mengetahui sejauh mana keberhasilan pembelajaran
BalasHapus